Breaking News

Penandatanganan Prasasti dan Serah Terima Kegiatan Rabat Beton Jalan Embung Penawar Jorong Sipingai Nagari Tujuah Koto Talago

WhatsApp Image 2017-11-16 at 11.50.59 WhatsApp Image 2017-11-16 at 11.50.55

 

Sipingai,23 Nov 2017

Kegiatan Rabat Beton Jalan Embung Penawar Jorong Sipingai Nagari Tujuah Koto Talago Kec. Guguak Kab. Lima Puluh Kota dengan Pagu Anggaran Rp.176.132.500,- Pisik Rp. 158.364.500  Operasional Rp.17.768.000  yang bersumber dari APBN (Dana Desa) Tahun Anggaran 2017 dengan panjang jalan 627 m,Lebar 3 m dan tebal 15 cm secara resmi diserahkan dari pihak Tim Pengelola Kegiatan (TPK)  yang dalam hal ini diserahkan oleh Bapak  Betro Yudisman  selaku  Ketua   TPK ke

Pemerintahan  Nagari yang diterima langsung oleh Bapak Errizulman selaku Pj.Wali Nagari Tujuah Koto Talago  yang disaksikan oleh Bapak Camat Guguakdan Pendamping Desa,Pendamping Lokal Desaserta turut hadir dalam acara tersebut.Bamus Nagari Tujuah Koto Talago dan Kepala Jorong se Tujuah Koto Talago begitu juga tokoh masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Jorong Sipingai selaku Ketua TPK menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada segenap lapisan masyarakat atas partisipasi aktif dalam pembangunan Nagari khususnya Jorong Sipingai. Dan ucapan terimakasih kepada ibu-ibu warga setempat yang juga telah menyediakan konsumsi berupa makan siang sebagai ucap syukur karena kegiatan ini telah terlaksana dengan lancar dan dapat dirasakan sekali manfaatnya dengan adanya pembangunan jalan ini.

Kemudian dalam sambutannya Wali Nagari Tujuah Koto Talago mengungkapkan sangat senang dengan telah selesainya kegiatan ini dan berpesan agar kita sama-sama menjaga dan memelihara serta memanfaatkan jalan dengan sebaik-baiknya. Begitu juga Bapak H.Yohanis Pito mewakili pemuka masyarakat Jorong Sipingai juga menyampaikan syukur atas nikmat jalan tersebut mudah-mudahan akan dapat lancarnya hubungan transportasi  untuk masyarakat petani khususnya pengangkutan dari dan ke areal pertanian masyarakat yang mayoritas sudah ditanami karet semenjak tahun 2000 dan diperkirakan  yang sudah ada  ( 50 Ha ) diantaranya tanaman yang sudah menghasilkan (30 Ha ) dengan  rata-rata produksi per minggu 1 ton .(ARM)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply