Breaking News

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA KIM TUJUAH KOTO

  1.      Strategi Pelaksanaan

Dalam menyusun langkah untuk mencapai tujuan tersebut diatas ada bebarapa kajian yang perlu diperhatikan yakni dari sisi kekuatan, kelemahan, hambatan dan tantangan :

  •     Kekuatan
  •       Pengalaman yang cukup dari KIM
  •       Kekompakan semua Anggota KIM
  •       Dukungan Wali Nagari dan Dinas Instansi Kecamatan dan Kabupaten
  •     Kelemahan
  •       Sulitnya mencari kader untuk regenerasi
  •       Sulitnya pengembangan usaha kelompok karena terbatasnya sarana dan prasarana
  •     Hambatan
  •       Seringnya perbenturan kepentingan antar Dinas untuk menggunakan kelompok
  •       Adanya rangkap jabatan pengurus KIM dengan posisi lembaga sosial lainnya
  •     Tantangan
  •       Makin mandirinya masyarakat dalam mengakses informasi untuk dipersepsikan secara individual
  •       Keterbukaan informasi tanpa menganal batas

 

Dari poin-poin diatas KIM TUJUAH KOTO membuat Rencana Program Kerja Tahun 2012-2015  sebagai berikut :

 

  1.       Kegiatan Internal KIM
  2.     Akses Informasi ; melakukan aktivitas untuk mengakses informasi dari berbagai sumber baik lansung maupun tidak lansung.
  3.    Diskusi Informasi ; setelah mengakses informasi dilakukan diskusi, tukar menukar informasi sekaliguspemecahan masalah.

c. Implementasi ; tahapan yang sebelumnya diputuskan akan menerapkan atau mendayagunakan pengetahuan atau informasiyang diperoleh.

d. Networking ; korelasi antar KIM atau antar anggota setiap KIM secara teratur dalam rangka saling tukar menukar informasi.

e.  Diseminasi Informasi ; menyebarluaskan Informasi bisa dilakukan apabila informasi tersebut sudah diolah/difilter dan diyakini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.

f.  Aspirasi ; kegiatan KIM tidak saja menyebarluaskan informasi tetapi juga menyerap informasi dari masyarakat ( bottom up planning).

  1.     Menyampaikan informasi melalui organisasi kemasyarakatan serta kelompok masyarakat yang ada. Sedang materi yang disampaikan disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan masyarakat yang diperoleh dari berbagai sumber baik media cetak maupun elektronik, juga pertemuan-pertemuan antar KIM baik di Kecamatan maupun Kabupaten.

 

 

 

 

  1.       Kegiatan Antar Lembaga

 

  1.       Sharing informasi dengan berbagai media dan lembaga kemasyarakatan yang ada dalam dan diluar KIM TUJUAH KOTO  baik secara manual maupun menggunakan layanan internet. Dalam hal membangun komunikasi dengan komunitas luar daerah KIM TUJUAH KOTO bekerjasama dengan Pemerintah Nagari Tujuah Koto Talago mengaktifkan kembali website: www.7kototalago.limapuluhkota.org
  2.       Menjadi motor penggerak tumbuh kembangnya pemberdayaan perempuan, kelompok tani, kelompok ternak, kelompok koperasi, kelompok seni dan budaya, biro-biro jasa serta kelompok industri kecil dan kelompok lainnya.

c.   Menjalin kerja sama dengan Dinas/Instansi dalam rangka kegiatan Pengembangan kapasitas SDM dibidang Teknologi dan Informasi untuk menunjang Program Nagari Cyber.

  1.       Koordinasi dengan Dinas/Instansi secara intensif untuk menyerap informasi terbaru.
  2.     Mengikuti kegiatan pembinaan yang dilaksanakan Dinas/instansi seperti pelatihan pers dan jurnalistik, penyuluhan-penyuluhan dll.

 

  1.       Kegiatan bersama masyarakat

 

  1.     Koordinasi bersama dalam bentuk kegiatan kerja bhakti ataupun penyuluhan
  2.     Pendampingan langsung kegiatan usaha masyarakat baik dibidang teknik maupun terobosan agribisnis seperti usaha pengolahan hasil pertanian,pemasaran serta manajemen usaha.

 

  1.       Kompetensi Nara Sumber Teknis, Mitra Kerja Dalam Akses Informasi

 

Dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan informasi utamanya dalam pelaksanaan diskusi pleno selalu melibatkan nara sumber teknis yang terkait dengan pokok pembahasan dalam diskusi pleno. Koordinasi dilakukan dengan menghubungi SKPD terkait yang selanjutnya dilakukan koordinasi dengan instansi sektoral terkait untuk hadir pada diskusi pleno kelompok. Dengan hadirnya instansi teknis tersebut penyerapan informasi dapat dilakukan secara utuh dan menjadi bahan untuk diseminasi informasi ke masyarakat.

 

 

 

 

  1.       Kompetensi Perencanaan dan Pengeloaan Program kegiatan

 

Untuk mengelola informasi secara utuh diperlukan kesesuaian pengelolaan program dengan informasi yang diserap, dikelola dan disebarluaskan. Dalam hal pengelolaan informasi ditangani oleh anggota yang mempunyai fasilitas akses informasi yang memadai. Sedangkan untuk pengelolaan bidang, disesuaikan dengan pengalam dan jenis pekerjaan anggota KIM TUJUAH KOTO . Pengelolaan kegiatan dan informasi di KIM TUJUAH KOTO selalu dimulai dengan sistem perencanaan yang terarah dan terukur. Perencanaan dilakukan setelah melihat isu strategis yang berkembang dalam kehidupan masyarakat terhadap apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga aplikasinya tidak hanya didasarkan pada keinginan belaka tapi benar-benar mengarah pada apa yang menjadi substansi kebutuhan mendasar masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam hal ini KIM TUJUAH KOTO berkompeten mendampingi kegiatan usaha masyarakat mulai sektor hulu dan hilir.

 

  1.         Program dan Kegiatan
  2.         Bidang Informasi

Dibidang informasi KIM TUJUAH KOTO terus menguatkan efektifitas pengelolaan dan penyampaian informasi terutama  melalui organisasi kemasyarakatan, kelompok masyarakat, serta perkumpulan yang ada di Nagari Tujuah Koto Talago sehingga dapat lebih menyentuh bagi pemberdayaan masyarakat dengan menyajikan info-info terbaru, produktif dan berimbang.

 

 

  1.         Bidang Pengembangan SDM
  •            Mengembangkan teknologi informasi dan pelestarian tradisi

Mengembangkan teknologi informasi di segala bidang melalui pembinaan dan studi banding dengan tetap mengutamakan upaya pelestarian tradisi dan budaya yang sudah berkembang di masyarakat setempat, baik tradisi kesenian maupun adat istiadat.

  •            Mengembangkan tradisi berfikir ilmiah dan inovatif

Membangun dan mengembangkan tradisi berfikir ilmiah, kreatif, dan inovatif dalam berkomunikasi antar warga masyarakat, melalui diskusi-diskusi, dan pengelolaan pemberitaan sesuai kebutuhan.

  •            Transformasi nilai informasi dalam kehidupan sejari-hari

Pengalaman informasi yang diperoleh bisa diterapkan drngan baik dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara, sehingga dapat segera mengantarkan masyarakat mencapai kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran.

Leave a Reply